Showing posts with label Komunikasi. Show all posts
Showing posts with label Komunikasi. Show all posts

Thursday, 28 April 2016

IT Service Management

Layanan Operasi (Service Operation)

Self-Help (Pertolongan pada Diri Sendiri)

Organisasi-organisasi memanfaatkan penawaran dari self-help secara terus meningkat untuk memungkinkan pengguna menyelesaikan masalah yang muncul. Teknologi ini harus ditempatkan dimana pengguna dapat mengakses informasi yang akan berguna bagi mereka melalui berbasis web.

Self-help dapat menghemat biaya dan bertujuan untuk menjaga pengguna agar tetap aktif dalam tugas mereka. Data statistik dapat dikumpulkan dari pertanyaan yang paling sering diajukan atau di halaman web yang paling sering dikunjungi. Hal ini mengurangi masalah kebutuhan pelatihan atau kesenjangan teknlogi yang tidak teridentifikasi walaupun belum ada help desk.

Komunikasi yang baik sangat penting untuk Layanan Operasi. Perlu adanya komunikasi yang aktif antara tim IT dan departemen-departemen, dan dengan area bisnis dan pengguna. Staf yang melakukan proses Layanan Operasi harus menyadari kebutuhan komunikasi dalam basis regular dengan staf yang melakukan proses-proses lain.

Bagaimana pun, komunikasi yang aktif harus memiliki tujuan yang dapat dimengerti secara ideal oleh khalayak tertentu. Terlalu banyak komunikasi tanpa memiliki tujuan terntetu atau hasil yang diinginkan biasanya dapat menjadi kontraproduktif. Informasi yang berlebihan cenderung membuat perhatian orang-orang bosan terhadap informasi yang baru, dan hal ini bisa menjadi sama buruknya seperti tidak berkomunikasi.


Friday, 11 December 2015

Pendapat Mengenai "Peran Komunikasi dalam Organisasi"

Dalam postingan kali ini, saya akan menguraikan pendapat pribadi mengenai "Peran Komunikasi dalam Organisasi".

Tentu saja dalam berogranisasi, pasti akan terjadi komunikasi antar individu dalam organisasi/kelompok maupun komunikasi antar organisasi. Komunikasi yang terjadi bisa berupa menyampaikan informasi yang berguna bagi individu atau organisasi, mengemukakan pendapat mengenai tujuan organisasi, penyusunan struktur organisasi, dan memilih atau menunjuk seseorang untuk dijadikan pemimpin dalam organisasi. Dalam komunikasi, terdapat unsur-unsur yang mendukung terjadinya komunikasi.

Komunikasi terjadi bila ada sumber untuk dijadikan bahan pembicaraan dan pertimbangan yang datangnya bisa dari individu atau dari kelompok. Biasanya sumber ini disebut sebagai komunikator atau si pemberi informasi. Komunikator akan menyampaikan pesan yang berisi informasi yang berguna bagi organisasi. Penerima informasi (komunikan) merupakan elemen terpenting dalam proses komunikasi, tanpa adanya komunikan maka tidak akan terjadi komunikasi. Media penyampaian yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia yaitu mata dan telinga (tatap muka secara langsung). Namun di dengan semakin majunya teknologi, proses komunikasi bisa dilakukan dengan melalui telpon, pesan atau surat elektronik. Setelah informasi disampaikan kepada komunikan, maka organisasi akan mempertimbangkan pengaruh atau efek dari informasi tersebut terhadap organisasi itu sendiri.

Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena akan mempengaruhi kinerja individu dalam organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Semakin baik komunikasi yang terjalin, maka organisasi akan semakin mudah individu-individu dalam organisasi untuk menjalankan instruksi-instruksi dan memperkuat jaringan dalam organisasi tersebut. Jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka akan terjadi miscommunication yang mengakibatkan kesalahan interpretasi dari informasi yang didapat dan menyebabkkan tidak tercapainya tujuan yang diinginkan.